Sumber : Dayak Pos Kalteng
Kedamaian dalam kehidupan sangatlah didambakan oleh semua orang. Karena dengan hati yang damai/tentram, kita dapat melakukan aktifitas kehidupan ini dengan kesuksesan.
Sukses tidak akan didapat dengan berpangku tangan, tetapi ada hal yang perlu diketahui dan tindakkan yang dilakukan, sehingga dapat mencapai suatu sasaran.
Hendaklah kita senantiasa hidup dalam kedamaian ( keharmonisan Jiwa ) yang berasal dari Tuhan memerintah secara terus menerus bertindak sebagai pengontrol didalam hatimu ( menjawab dan menyelesaikan segenap pertanyaan yang timbul didalam pikiranmu. Damai sejahtera akan berada didalam hati, jika kita mengalami pembaharuan menuju kemurnian hati, lalu diikuti dengan tindakkan memilih. Damai itu akan datang kedalam hati jika kita mengupayakan dan mengijinkan damaiNya bertindak sebagai layaknya seorang wasit yang memimpin kita untuk memutuskan langkah apa yang akan ditempuh dalam setiap aspek kehidupan kita. Jika kita tinggal didalam damaiNya, maka damai yang mengalir dari hati kita yang terdalam membuat kita mengerti tentang apa yang harus kita lakukan. Tetapi jika kita tidak memiliki DamaiNya, Jika tidak ada ketentraman didalam hati kita, kita akan melakukan pilihan yang salah. Ketika seorang mengusulkan suatu pilihan keputusan atau memerintahkan agar kita melakukan suatu tindakan tertentu. Kadang-kadang alasan yang dikemukakannya sangatlah masuk akal, sepertinya suatu tindakan bijaksana yang patut dilakukan, bahkan seringkali cocok dengan pikiran dan keinginan kita. Tapi sebelum bertindak hendaknya kita menanyakannya kepada hati nurani kita yang terdalam ” Adakah damai sejahteraNya didalam hatiku untuk melakukan tindakkan itu ?. Dan jangan lakukan tindakkan apapun jika anda tidak benar-benar memiliki damaiNya didalam hati anda.
Memang tidak mudah untuk tidak melakukan sesuatu yang kita inginkan, tetapi itulah harga yang harus kita bayar. Hendaklah kita belajar tunduk kepada perintah Damai sejahteraNya yang ada didalam hati kita sebelum melakukan suatu tindakkan. Jika ada damai sejahteranya Datang, siapkah kita untuk tinggal didalam damaiNya ? yang artinya menundukkan hawa nafsu duniawi dan menundukkan jiwa ( pikiran dan emosi ) kita didalam daerahNya.



ORANG yang memiliki wawasan kedepan untuk perubahan dalam kehidupannya haruslah bijaksana, bahkan ada pepatah yang mengatakan : “ Hitunglah Hari-Hari mu Supaya kamu beroleh hati yang bijaksana “
DALAM PEPATAH dikatakan “ Orang yang bijak lebih berwibawa dari pada orang yang kuat. “ Kewibawaan dalam diri seseorang akan terlihat pada saat ia bertindak bijaksana. Idealisme seorang PNS tidak boleh luntur. Marilah kita selalu berusaha menjadi pegawai Negri yang berdedikasi tinggi, memiliki jiwa pengabdian yang tanpa batas dan tetap professional dalam menjalankan tugas.
//
//






![dayak_traditional_house[1] dayak_traditional_house[1]](http://agnessekar.com/wp-content/uploads/2009/10/dayak_traditional_house1.jpg)


Recent Comments