
Perempuan di era Globalisasi ini memiliki kesadaran untuk menjadi pembela bagi kaumnya, tidak begitu saja menerima perlakuan-perlakuan yang tidak adil. Bentuk protes yang dilakukan menunjukkan suatu bentuk untuk kemajuan, suatu bentuk tawar menawar kekuasaan yang merupakan sesuatu system dimana perempuan mulai mempertahankan keabsahan citra dan realitas dalam lingkungannya.. Seharusnya kita cukup bangga jika perempuan memiliki citra untuk memberdayakan kaumnya, karena sering kali pemikiran dari perempuan lebih akurat dibanding pria. Jangan malah sebaliknya ketika perempuan bersuara tegas mereka menilai perempuan itu cerewet , bukan hanya kaum pria saja yang tegas, perempuan pun dapat berbuat lebih tegas dari pria. Konsep patriakhi yang memberikan otoritas dan peran lebih besar kepada
kaum laki-laki tampaknya masih mendapatkan dukungan kuat, sehingga upaya mensosialisasikan gender dalam keluarga dapat dirasakan dampaknya oleh masyarakat.





Recent Comments