agnessekar.com

My Thought About This World

RSS
people

DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP PEREMPUAN

http://arsitekseni.files.wordpress.com/2007/12/jasakonsultanarsitek.jpg

Globalisasi kata ini sering didengung-dengungkan mulai dari pakar ekonomi, sampai penjual sayur di pasar. Dalam kata globalisasi tsb. Tercantum makna hilangnya satu situasi dimana berbagai pergerakkan barang dan jasa antar Negara diseluruh dunia dapat bergerak bebas dalam perdagangan, tidak boleh ada lagi proteksi ataupun monopoli.

Dengan terbukanya satu Negara terhadap Negara lain, yang masuk bukan hanya barang dan jasa tetapi juga teknologi, pola komsumsi, pendidikan, nilai budaya dan lain-lain..

Globalisasi, mesti diakui, adalah “mantra” baru bagi siapa pun yang memasuki arena wacana publik. Ketika globalisasi telah berubah menjadi mantra, maka banyak orang terus melafalkannya seraya mengharap datangnya keajaiban maupun menolak bala yang bakal menjelang. Apa boleh buat, istilah yang terlanjur popular, sebagaimana halnya globalisasi ini, membuat kita terperosok dalam kekaburan makna. Globalisasi jadi mirip “keranjang besar”yang mewadahi konsep atau pengertian apa pun. Bahkan, globalisasi dengan gampang menjadi “kambing hitam” bagi pelbagai problem sosial, ekonomi dan politik yang menyusup ke dalam retorika para elit politik.
read more »

35 Comments |

FKPD Minta Teras Narang Pimpin Kalteng Lagi

Kamis , 07 Januari 2010 07:04 | Pilar Demokrasi


PALANGKA RAYA,Tabengan:

Agustin Teras Narang kembali mendapat dukungan untuk kembali memimpin Kalteng periode 2010-2015.

Dukungan tersebut datang dari Forum Komunikasi Pemuda Dayak (FKPD) Kalteng pada pertemuan di ruang Eka Hasundau, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (6/1).

Yansen Binti dari FKPD mengatakan, permintaan ini didasarkan pada pertimbangan, Teras selama memimpin Kalteng dinilai berhasil. Hal ini terlihat dari kemampuan Teras, antara lain,  meningkatkan APBD Kalteng hingga mencapai lebih dari Rp 2 triliun.

“Kita juga baru mendapatkan kabar, DIPA Kalteng di atas Rp9 triliun. Ini menunjukkan kekuatan loby-loby Teras yang tidak semua orang mampu melakukannya,” kata Yansen.

Untuk itu, Yansen yang datang bersama puluhan pengurus dan anggota FKPD selaku generasi muda Dayak meminta ketegasan Teras untuk maju dan tidak ada keraguan kembali memimpin rakyat Kalteng.

Hal yang sama juga disuarakan Demus SK Penyang, Damang Pahandut ini, bahkan menyatakan dirinya tidak segan-segan berjuang memenangkan Teras sebagai Gubernur Kalteng.

Kami sudah melihat dan membuktikan sendiri apa yang sudah dilakukannya untuk Kalteng. Karena itu kami meminta kepada Pak Agustin Teras Narang untuk menyatakan kesediaannya maju kembali pada Pemilu Kada yang akan datang,” kata Demus.

Menanggapi dukungan tersebut, Teras menyatakan rasa terima kasihnya. Teras bukan menolak ataupun takut untuk maju kembali, tapi ia minta waktu untuk berpikir.

“Kalau saya maju harus ada jaminan program listrik harus selesai tahun berapa, RTRWP juga harus selesai kapan, dan APBD bagaimana. Ini semua akan jadi pegangan bagi saya untuk maju kembali,” kata Teras.

Menurutnya, bila sampai tahun 2012 listrik masih seperti sekarang, dia merasa tidak ada gunanya maju kembali.

Dalam hal pembangunan rel kereta api, kata Teras,  juga mesti ada kejelasan. Menurutnya, dalam beberapa hari ini akan datang investor dari Rusia melakukan penjajakan awal untuk membangun rel kereta api.

Kedatangan rombongan FKPD kemarin sebenarnya bertujuan untuk memperkenalkan jajaran pengurusnya, sebab FKPD secara resmi baru terbentuk Desember lalu. Untuk itu mereka melakukan audiensi kepad Gubernur Kalteng.

Dalam audensi tersebut juga dibacakan pernyataan sikap FKPD mengenai kehidupan di Bumi Tambun Bungai. Di antaranya, dalam menghadapi Pemilu Kada, FKPD  meminta semua partai politik, praktisi, dan elemen masyarakat  untuk tidak menjalankan praktek-praktek propaganda.

“Jangan ada praktek propaganda politik yang dapat mengancam keamanan dan kedamaian di Bumi Tambun Bungai. Dan, kami juga meminta dan mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing isu-isu yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan,” kata Thoeseng TT Asang Shut, Sekretaris Presidium FKPD.

Disebutkan, FKPD mendorong serta mendukung semua putera asli daerah sebagai calon kepala daerah. Sekaligus juga bertekad menyukseskan pelaksanaan Pemilu Kada yang adil, jujur, dan bebas dalam suasana aman, damai serta kekeluargaan.

Selain itu, forum juga meminta pemerintah agar memerhatikan pelestarian nilai budaya dan mengedepankan kepentingan masyarakat lokal.

Di hadapan puluhan rombongan FKPD, Teras menyatakan, menyambut baik dan sangat terbuka dengan pembentukan forum tersebut. Bahkan, ia mendorong agar forum tersebut bisa bersama-sama mengisi pembangunan. (str)

17 Comments |