Apr 10 2010
Sabtu , 10 April 2010 ,Sumber : TABENGAN


Jangan mentang-mentang jadi pejabat publik lantas memanfaatkan kekuasaan untuk memperkaya diri dan sanak saudara. Saya tidak mau aji mumpung.
Achmad Diran hadir dalam resepsi pernikahan warga Desa Kalampangan, Kecamatan Sabangau, Palangka Raya, Rabu (7/4) malam, untuk merekatkan tali silaturahim dengan sebagian besar warga Paguyuban Keluarga Wong Jawa (Pakuwojo) Palangka Raya yang berkonsentrasi di areal transmigrasi Kalampangan tersebut.
Pada malam itu pihak keluarga yang berbahagia mengadakan Orkes Campur Sari khas daerah Mataraman di Jawa Timur dan Tengah.
Pendidikan berdemokrasi yang disampaikan Diran terkait Pemilu Kada Kalteng 2010 itu dibawakan dalam bahasa Jawa kromo, yang diselang-selingi dengan bahasa Indonesia.
Ia perlu mengajak semua elemen masyarakat untuk sadar berdemokrasi, di mana salah satunya menghadiri kegiatan sosialisasi kampanye calon-calon Gubernur dan Wakil Gubernur, siapa saja itu.
Diran bicara soal penafsiran UU netralitas bahwa PNS dan prajurit TNI/Polri tidak boleh hadir pada saat kampanye, padahal hal itu justru dianjurkan agar paham dengan program-program perjuangan setiap calon.
“Yang nggak boleh kalau ikut-ikutan naik panggung dan mengajukan pada orang lain memilih si anu atau si ana. Itu jelas dilarang.” katanya. read more »
Recent Comments