
Sumber : Daud Adi Prasetya.
Menilai seseorang dari tampilan luar membuat banyak orang salah langkah dalam kehidupannya. Banyak kejadian yang menceritakan terkecoh dengan penampilan luar, sehingga ditipu dalam bisnis. Penampilan meyakinkan, dikira pengusaha beneran, taunya semuanya bohong, dan sejumlah uang pun dilarikan.
Ditipu saat memilih pasangan hidup, dikira pemuda kaya raya, gonta ganti mobil saat ngapel, eh taunya waktu PDKT pinjem mobil yang lagi dititip di showroom. Sudah terlanjur married ….hanya bisa menangisi nasib … Berikut ini tips agar kita tidak terkecoh dengan penampilan luar seseorang dan dapat melihat yang tidak tampak . Orang bijak mengatakan : Barangsiapa dengan tulus dan tekun dan taat serta setia dalam jalanNYA, maka ia tidak akan terkecoh dengan penampilan luar seseorang dan pasti akan dibuat terpesona dengan yang diputuskannya. Tapi sering kali kita masih khawatir dengan apa yang nampak kelihatan didepan mata , .Disinilah bahayanya. Satu kajian terbaru mengatakan : 93% dari masalah yang anda khawatirkan sebenarnya tidak ada. Hanya 7% saja yang terjadi. Dari masalah yang ada tersebut sebagian besar tidak bisa kita kendalikan, seperti krisis ekonomi, kestabilan politik dsb. Jadi untuk apa kita khawatir terhadap hal-hal yang tidak bisa kita kendalikan?
Sebaliknya, kita kehilangan kesempatan, saat terkecoh dengan penampilan luar yang biasa-biasa dari seorang pembicara yang akan menyampaikan Materi bukanlah seseorang yang terkenal, kita nggak membuka hati sepenuhnya, padahal dia punya pengalaman hidup yang luar biasa , pikiranlah satu-satunya yang mampu membuat anda keluar dari lembah kekecewaan. Bukan sahabat, bukan orang tua, dan bukan juga pasangan anda. Mereka semua hanya memberi motivasi tetapi hanya pikiran anda saja yang dapat membantu anda di saat demikian. Jika pikiran tidak ‘melihat’ hasil akhir yang sukses, anda akan kehilangan semangat untuk terus berjuang (bayangan kesuksesan di masa depan akan memotivasi, jika tidak anda cenderung putus asa-kalah). Kebanyakan orang apabila gagal maka mereka akan putus asa, bukan saja dari segi materi tetapi juga dari segi kejiwaan.
Saat mengalami kegagalan , seharusnya kita masih bisa melihat kemungkinan yang tidak tampak menjadi jelas hidup dengan komitmen yang kuat yang dapat memberikan motivasi. Yang menarik mengenai ketabahan yaitu harus pula disertai dengan usaha. Itulah hidup stabil yang tetap dinamis! Tidak seperti burung hantu yang duduk tepekur dalam lobang pohon besar, di tengah angin ribut dan hujan lebat. Kelihatannya saja bersikap tabah dan hidup tenang, tapi tak bermakna dan hanya sekedar melewatkan malam yang panjang. Anehnya, burung hantu dijunjung tinggi oleh para ilmuwan! Berusaha supaya bisa tetap dinamis dan hidup berkenan di hadapan Allah adalah merupakan bagian yang penting dari kehidupan ini , yaitu: “Melihat Yang Tidak Tampak”. Apa gunanya kita tabah, dinamis dan berusaha dengan giat, tetapi yang kita lakukan tidak berkenan di jalanNya ?
Berikut in tips untuk melihat yang tidak tampak yaitu dengan mohon petunjuk Tuhan , bukan petunjuk manusia yang sering kali keliru yaitu pandangan masyarakat, atau perasaan hati sendiri. memberi teladan yang baik ketika menemui kesulitan. Mematuhi petunjuk Tuhan ternyata tidaklah sederhana, ada lika-likunya yang harus ditempuh. Pertama-tama harus melakukan rencana Tuhan secara global, keseluruhan, sebagai kerangka kegiatannya. . Sebagai manusia bertaqwa pertama-tama kita juga harus bisa membawa diri ke dalam rencana Tuhan, yaitu hidup seturut kehendakNya. Dalam segala aspek kehidupan, secara global atau pada umumnya, tidak sampai bertentangan dengan ajaran Tuhan. Setiap langkah hidup kita yang besar harus kita awali dengan pergumulan yang mendalam bersama Tuhan. Misalnya, pada saat mau melanjutkan studi, pada saat memilih partner hidup, buka usaha atau pindah rumah, pindah kota dan seterusnya. Semua itu adalah merupakan awal yang besar pengaruhnya untuk masa depan. Seperti memasukkan kancing baju, jika lubang yang pertama sudah kliru maka selanjutnya juga akan serba salah. Jangan kita hanya asal-asalan saja pada awalnya, nanti kalau sampai kedodoran baru minta divermak , itu akan memperburuk keadaan.
Kedua: Tidak memandang yang lahiriah semata, tetapi mengutamakan hati , ada begitu banyak kekecewaan manusia gara-gara terpikat kepada yang lahiriah, yang bersifat sementara, , harta benda, kedudukan, kemolekan tubuh dan seterusnya. Bilamana hal-hal seperti itu yang kita utamakan atau yang kita kejar, maka di kemudian hari kita akan mendapatkan kegetiran hidup yang mendalam. Yang seperti itu, sudah hampir dapat dipastikan akan terjadi. Sama halnya dengan orang yang tidak mau menghiraukan kesehatan tubuhnya, atau orang yang kerjanya hanya berfoya-foya saja, atau tukang ngebut yang ugal-ugalan di jalan. Mereka itu sudah hampir dapat dipastikan menuai masa depan yang suram, bahkan remuk redam! Sebab itu jika kita ingin “Melihat Yang Tidak Tampak” maka kita harus memiliki kepekaan rohani yaitu tidak terpukau kepada yang lahiriah tetapi yang batiniah, hati manusia. Yang seperti itu sepintas memang kurang menarik, tapi tunggu , Jika sudah tiba saatnya, jika dituntut oleh sikon, jika Waktunya sudah sampai , maka yang semula tidak menarik dan bahkan tidak tampak itupun akan merekah indah!
Ketiga: Mengalir bersama Tuhan! melakukan pekerjaannya dengan sungguh sungguh, menabur benih pada waktu pagi, malam hari beristirahat, dan pada waktunya tahu-tahu benihnya itu tumbuh , bertunas, semakin tinggi, mengeluarkan buah, dan jika musimnya tiba lalu dituai. Di sini kita melihat bahwa jika kita mau hidup mengalir bersama Tuhan maka kita juga akan boleh menuai bersama Tuhan. Nomer satu kita harus percaya bahwa Tuhan itu ada, dan dalam kesetiaanNya tidak pernah meninggalkan kita. Jika sudah sekian lamanya kita bisa bertahan hidup, bahkan kita semakin diperkaya dengan segala macam yang indah dan penting, bukankah semua ini merupakan bukti yang kuat bahwa mengalir bersama Tuhan adalah pilihan yang paling tepat ? Berapa kali dalam hidup ini Tuhan memberi kejutan kepada kita? Memang kadang ada yang menyakitkan atau menakutkan, tapi itulah bumbu untuk masakan-hidup kita! .





April 16th, 2010 at 4:47 pm
Tuhan selalu hadir dalam setiap wujud siapapun.
Kalau kita bisa meyakini hal ini dengan seutuhnya.. maka tidak ada yang sia-sia di dunia ini. semua menjadi bukti keberadaanNya.
maka, tak seharusnya kita menilai negatif siapapun atau apapun. karena setiap jiwa.. memiliki perannya masing-masing,,
salam persahabatan mbaak.
[Reply]
agnes sekar Reply:
April 19th, 2010 at 10:33 am
Selamat siang Elmoudy, terima kasih tanggapannya, Sukses untuk anda.
Regards, agnes sekar
[Reply]
agnes sekar Reply:
July 15th, 2010 at 5:09 am
Okay thanks a lot…..
[Reply]
April 16th, 2010 at 8:40 pm
Assalam’mualaikum, Mbak Sekar sering kali memang kita terkecoh dengan penampilan luar orang yang datang berhubungan dengan kita, terkadang kita lebih menghormati orang yang berpakaian necis padahal yang pakaian kumal justru hatinya lebih baik dari yang necis, Terima kasih mbak atas postingannya ?
[Reply]
agnes sekar Reply:
April 19th, 2010 at 10:40 am
Selamat siang Farid, untuk itulah agar tidak terkecoh perlu kehati-hatian untuk menilai seseorang, yang utama tentu hatinya bukan ? trims ya ?
[Reply]
April 17th, 2010 at 4:56 am
Mbak Sekar saya suka dengan artikel diatas sungguh menguatkan saya yang sedang terjebak dalam hidup ini karena awalnya saya melihat penampilan luar partner kerja saya, eh…ndak taunya ia melarikan uang setoran setoran dari konsumen, trims mbak ?
[Reply]
agnes sekar Reply:
April 19th, 2010 at 10:41 am
Selamat siang Nina, semuanya perlu hati -hati, dan lebih peka lagi menilai seseorang, trims ya ?
[Reply]
April 17th, 2010 at 10:42 am
Mbak Sekar…saya baru saja kena tipu percaya pada orang yang lemah lembut tetapi hatinya menusuk dari belakang, sungguh saya melihat tampilan luarnya yang menawan, hati-hati para blogger untuk kejadian seperti yang saya alami ini trims
[Reply]
agnes sekar Reply:
April 19th, 2010 at 10:51 am
Selamat siang Anto.. wah…ada apa toch ya ? koq sampai ditusuk dari belakang iki piye toch !, Hati-hati ya anto sampai sampai tertipu oleh penampilan luarnya, trims
[Reply]
April 17th, 2010 at 7:28 pm
Sering kita terjebak dengan keindahan setipis kulit ari hingga melupakan isi dan makna, salam hangat di akhir pekan, malam minggu pasti ramai di bunderan besar dan Palma ya bu Sekar
[Reply]
agnes sekar Reply:
April 19th, 2010 at 10:56 am
Selamat siang Ruang hati, mari kita antisipasi hal melupakan makna dari pada isi, so pasti ruamai dan heboh, Sukses untuk anda.
Regards, agnes sekar
[Reply]
April 18th, 2010 at 9:49 am
Mbak Agnes setuju sekali kita jangan melihat orang dari tampilan luar yang kadang menipu/tidak sama dengan dalamnya, tetap bersemangat dalam segala hal Ok ! Kita ketemu di PM2L nanti tgl 20. OK ? Trims.
[Reply]
agnes sekar Reply:
April 19th, 2010 at 11:01 am
Selamat siang Pardosi, terima kasih kunjungannya, Ok ! siaaap komandan ! See you….
[Reply]
April 18th, 2010 at 12:56 pm
Saya ambil judulnyal dulu,
“Jangan menilai seseorang dari tambilan luar-nya”, saya kira ada benarnya. Namun dari sisi lain, tampilan luar juga merupakan refleksi isi dalamnya. Kalau luarnya saja sudah awut-awutan bagaimana dengan isinya ?
Inilah mengapa kaum wanita selalu menjaga penampilannya agar selalu terlihat secantik dan seanggun mungkin. Dan kaum pria ingin selalu kelihatan Maskulin dan Gagah.
[Reply]
agnes sekar Reply:
April 19th, 2010 at 11:06 am
Selamat siang Aldy, seperti biasanya memang Aldy itu kritis dan pemikir.. Terima kasih masukkannya, Sukses untuk anda.
Regards, agnes sekar
[Reply]
April 18th, 2010 at 8:04 pm
Mbak Sekar, tampilan luar itu juga perlu lho ? jujur, saya menganggap orang dari tampilan luarnya dulu, baru lebih dekat lagi gitu lho mbak !
[Reply]
agnes sekar Reply:
April 19th, 2010 at 11:11 am
Selamat siang Hery, setiap orang mempunyai pendapat berbeda, namun walaupun beda bukan untuk pecekcokan, bukan demikian Hery ? trims ya ?
[Reply]
April 21st, 2010 at 8:34 am
Salam Takzim
Mohon izin menyampaikan Award dirumah dijemput ya terima kasih
Salam Takzim Batavusqu
[Reply]
agnes sekar Reply:
April 21st, 2010 at 8:23 pm
Selamat malam Zipoer, terima kasih awardnya aku langsung ke TKP,
[Reply]
April 21st, 2010 at 9:32 am
Selamat hari Kartini pada penerus perjuangan Kartini dimasa kini, sukses selalu
[Reply]
agnes sekar Reply:
April 21st, 2010 at 8:24 pm
Selamat malam Ruang hati, terima kasih untuk semuanyanya, trims ya ?
[Reply]
April 21st, 2010 at 8:39 pm
tulisan yg m,encerahkan.. makasi bu agnes.. Tak selamanya penampilan jadi acuan
[Reply]
agnes sekar Reply:
April 23rd, 2010 at 12:18 pm
Selamat pagi Afif terima kasih kunjungannya, Sukses untuk anda.
Regards, agnes sekar
[Reply]
April 22nd, 2010 at 2:49 pm
setojaaa dengan artikel ini…
tuhan adalah nomor1,,apapun itu diatas tetap ada tuhan..
dan aku percaya tuhan akan mengabulkan segala keinginan kita dengan berdoa dan berusaha..amin
salam kenal…
[Reply]
agnes sekar Reply:
April 23rd, 2010 at 12:19 pm
Salam kenal Rani, terima kasih tanggapannya, Sukses untuk anda.
Regards, agnes sekar
[Reply]
April 23rd, 2010 at 12:16 pm
Satuju banget mbak Sekar, posting lagi tentang Kalteng ya mbak ?aku lagi buat sesuatu tentang Kalteng nanti klu sudah jadi saya khabari, trims.
[Reply]
agnes sekar Reply:
April 23rd, 2010 at 12:20 pm
Selamat pagi Karto, terima kasih kunjungannya, Sukses untuk anda.
Regards, agnes sekar
[Reply]
April 27th, 2010 at 10:09 pm
luar memang menggoda namun terkadang hanya sebuah bungkus belaka ya bu
makaci
[Reply]