agnessekar.com

My Thought About This World

RSS
people

PROFESIONALISASI PENDIDIK

Secara alamiah semua anak, sebelum mereka dewasa menerima pembinaan dari orang-orang Dewasa agar mereka dapat berkembang dan bertumbuh secara wajar. Sebab secara alamiah pula anak manusia membutuhkan pembimbingan seperti itu karena ia dibekali insting sedikit sekali untuk mempertahankan hidupnya. Dalam hal ini orang-orang yang berkewajiban membina anak secara alamiah adalah orang tua mereka masing-masing, warga masyarakat, dan tokoh-tokohnya.Sistem pendidikan adalah sistem yang menempati posisi yang sangat strategis, dalam pembentukan mental bangsa di masa mendatang. Apalagi peserta didik yang sebagian besar terlibat dalam pendidikan di berbagai bangku sekolah maupun kampus, adalah nota bene generasi muda sebagai raw material. Guru dan dosen adalah pejabat professional, sebab mereka diberi tunjangan professional. Namun walaupun mereka secara format pejabat professional, banyak kalangan yang tidak meyakini keprofesionalan mereka, terutama guru-guru. Masyarakat pada umumnya melihat kenyataan bahwa banyak sekali guru maupun dosen melakukan pekerjaan yang tidak memberi keputusan kepada mereka. Selain itu ada pandangan bahwa pekerjaan mendidik dapat dilakukan oleh siapa saja. Lagi pula pejabat-pejabat professional yang lain juga tidak semuanya bekerja dengan memuaskan. Suatu jabatan dikatakan professional, kalau hanya pejabat yang bersangkutan bias melaksanakan tugas tersebut. Masyarakat menginginkan guru atau dosen dapat bekerja secara professional seperti :1. Bekerja full time.2. Memiliki seperangkat pengetahuan,ilmu dan keterampilkan khusus yg diperoleh lewat pendidikan dan latihan.3. membuat keputusan dalam menyelesaian pekerjaan dengan kliennya. 4. Pekerjaan berorientasi kepada pelayanan, bukan untuk kepentingan pribadi.5. Memiliki kekuatan dan status yang tinggi sebagai eksper dalam spesialisasinya. 6. Keahlian itu tidak boleh di advertensikan untuk mencari klien.

read more »

21 Comments |

PEMANFAATAN INFORMASI DAPAT DIJADIKAN KOMODITAS UNTUK PENINGKATAN PENDAPATAN DAERAH

Pada era globalisasi, dimana iklim demokrasi dan transparasi, peranan informasi merupakan suatu hal yang sangat urgen baik sebagai manusia individu maupun kelompok masyarakat, baik melalui media cetak, media elektronik maupun media informasi lainnya. Oleh karena itu, pemerintah berkewajiban memberikan pelayanan informasi yang benar dan akurat kepada masyarakat. Informasi menjadi kebutuhan dasar masyarakat menuntut kebebasan untuk memperoleh informasi semakin meningkat. Dari data dan informasi sebagai bahan dasar dalam pengambilan keputusan. Keputusan yang benar, didasar pada informasi yang benar, dan informasi yang benar didasarkan pada data yang akurat. Banyak Negara maju telah menempatkan unit pusat informasi pada posisi  yang penting dan strategis. Karena dengan manajemen informasi yang efektif dan professional akan mampu memelihara dan meningkatkan kualitas dan kehandalan system informasi, sehingga pesan-pesan pemerintah dapat dengan cepat sampai ke tujuan dan obyek dari komunikasi  dengan cepat direspon oleh masyarakat. Oleh karena itu era globalisasi ini tidak dapat dihindari, dan tuntutan demokrasi disegala bidang kehidupan kenegaraan  perlu menjadikan  para pengelola informasi dalam hal penyampaian informasi dapat berfungsi sebagai  agent dalam pengembangan masyarakat. Dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang demokratis, kemerdekaan menyatakan pikiran dan pendapat sesuai dengan hati nurani dan hak memperoleh informasi, merupakan hak azasi manusia yang sangat hakiki, yang diperlukan untuk menegakkan keadilan dan kebenaran, memajukan kesejahteraan umum, serta mencerdaskan kehidupan  berbangsa. read more »

28 Comments |

PERMASALAHAN PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH ( PR )

-http://iwandahnial.files.wordpress.com/2009/11/buruh-2.jpg

Seiring dengan terjadinya reformasi politik pemerintahan yang ditandai dengan penerapan sistem pemerintahan berdasarkan otonomi Daerah, terjadi pula pergeseran paradigma dalam pengembangan masyarakat, Penjelasannya sebagai berikut :

Permasalahan PLS dapat diatasi dengan cara sebagai berikut ::

Pertama: tujuan program PLS pertama-tama harus difokuskan pada pembentukan karakter atau kepribadian peserta didik. Pada tahap selanjutnya program pendidikan tertuju kepada pengembangan bakat dan kebaikan sosial. Peserta didik digali potensinya untuk tampil sebagai individu berbakat/berkemampuan yang akan memiliki nilai guna bagi kepentingan masyarakat.

Kedua, kurikulum pendidikan PLS dikembangkan dengan memadukan pendidikan umum dan pendidikan praktis. Kurikulum diarahkan pada upaya pengembangan kemampuan berpikir melalui pendidikan umum. Di samping itu kurikulum juga dikembangkan untuk mempersiapkan keterampilan bekerja untuk keperluan memperoleh mata pencaharian melalui pendidikan praktis.

Ketiga, metode pendidikan dalam program PLS disusun menggunakan metode pendidikan dialektis. Meskipun demikian setiap metode yang dianggap efektif mendorong belajar dapat pula digunakan. Pelaksanaan pendidikan cenderung mengabaikan dasar-dasar fisiologis dalam belajar.

Keempat, peserta didik bebas mengembangkan bakat dan kepribadiannya. Pendidikan bekerjasama dengan alam dengan proses pengembangan kemampuan ilmiah. Oleh karena itu tugas utama tenaga pendidik adalah menciptakan lingkungan yang memungkinkan peserta didik dapat belajar dengan efisien dan efektif.

Penyelenggaraan pendidikan luar sekolah dapat dikembangkan dengan memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut:

Pertama, tujuan program pendidikan PLS terfokus agar peserta didik dapat menyesuaikan diri secara tepat dalam hidup. Disamping itu, peserta didik diharapkan dapat melaksanakan tanggung jawab sosial dalam hidup bermasyarakat.

Kedua, kurikulum komprehensif yang  berisi semua pengetahuan yang berguna dalam penyesuaian diri dalam hidup dan tanggung jawab sosial. Kurikulum berisi unsur-unsur pendidikan umum untuk mengembangkan kemampuan berpikir dan pendidikan praktis untuk kepentingan bekerja.

Ketiga, semua kegiatan belajar berdasarkan pengalaman baik langsung maupun tidak langsung. Metode mengajar hendaknya bersifat logis, bertahap dan berurutan. Pembiasaan (pengkondisian) merupakan sebuah metode pokok yang dapat dipergunakan dengan baik untuk mencapai tujuan pendidikan.

Keempat, Dalam hubungannnya dengan pengajaran, peranan peserta didik adalah penguasaan pengetahuan yang handal sehingga mampu mengikuti perkembangan Iptek. Dalam hubungannya dengan disiplin, tatacara yang baik sangat penting dalam belajar. Artinya belajar dilakukan secara terpola berdasarkan pada suatu pedoman. Peserta didik perlu mempunyai disiplin mental dan moral untuk setiap tingkat kebaikkan. Peranan pendidik adalah menguasai pengetahuan,  keterampilan teknik-teknik pendidikan dengan kewenangan untuk mencapai hasil pendidikan yang dibebankan kepadanya.

Palangka Raya, 2 0ktober 2010.

Htp.www.agnessekar.com

28 Comments |